Palas Sumut, Detektif Monitor – Pemerintah daerah kabupaten Padang lawas melalui undangan Bupati Padang Lawas dengan tema Pers Sehat Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat yang berarti pemerintah kabupaten Padang Lawas mengandeng Pers untuk mengkawal pembangunan kabupaten Padang Lawas
dalam acara Peringatan hari pers Nasional ke 80 Ketua DPRD kabupaten Padang Lawas Luat Hasibuan, memberikan selamat kepada seluruh insan Pers untuk bersama-sama membangun kabupaten Padang Lawas maju dan berkembang kedepannya.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE menyambut baik hari pers Nasional ke 80 dan sangat berterima kasih kepada insan Pers yang telah memberikan masukan berupa berita untuk pemerintah daerah kabupaten Padang Lawas
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 jatuh pada hari ini, Senin, 9 Februari 2026. Perayaan ini sekaligus menandai HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang didirikan pada tanggal yang sama di tahun 1946.
Berikut adalah poin-poin utama peringatan tahun ini:
Tema: “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.
Lokasi Utama: Acara puncak HPN 2026 diselenggarakan di kabupaten Padang Lawas dan dibuka secara resmi oleh Bupati Padang Lawas Haji Putra Mahkota Alam Hasibuan SE
Fokus Utama: Momentum tahun ini menekankan pada konsolidasi revitalisasi media di tengah era disrupsi digital untuk melawan disinformasi dan menghadirkan informasi yang akurat serta relevan bagi masyarakat.
Tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah rantai sebab-akibat yang saling berkaitan dalam membangun negara.
Berikut adalah pemaknaan dari setiap poin tersebut:
1. Pers Sehat
Pers yang “sehat” merujuk pada ekosistem media yang memiliki integritas dan keberlanjutan.
Profesionalisme: Wartawan bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan terverifikasi (bukan hoaks).
Independensi: Media bebas dari tekanan politik maupun pemilik modal dalam menyampaikan kebenaran.
Kesehatan Bisnis: Perusahaan media memiliki model bisnis yang berkelanjutan sehingga kesejahteraan wartawan terjamin, yang pada gilirannya mencegah praktik jurnalisme “bayaran”.
2. Ekonomi Berdaulat
Pers memiliki peran krusial dalam mendorong kedaulatan ekonomi melalui fungsinya sebagai penyebar informasi dan edukasi.
Informasi Ekonomi yang Akurat: Media membantu masyarakat dan pelaku usaha mengambil keputusan tepat, mempromosikan produk lokal, serta mengawasi kebijakan ekonomi pemerintah.
Literasi Ekonomi: Pers mengedukasi publik tentang hak-hak konsumen dan peluang ekonomi di era digital.
Kontrol Sosial: Mengawasi praktik korupsi atau monopoli yang dapat merusak tatanan ekonomi bangsa.
3. Bangsa Kuat
Ini adalah hasil akhir (output) dari perpaduan pers yang kredibel dan ekonomi yang mandiri.
Ketahanan Informasi: Bangsa yang kuat tidak mudah dipecah belah oleh disinformasi atau propaganda asing karena memiliki pers yang bisa diandalkan.
Stabilitas Nasional: Ketika ekonomi berdaulat dan informasi mengalir dengan jujur, kepercayaan publik terhadap institusi negara meningkat, menciptakan stabilitas sosial dan politik.
Kemandirian: Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menentukan nasibnya sendiri tanpa ketergantungan berlebih pada pihak luar.
Kesimpulannya: Tanpa Pers Sehat, masyarakat akan tersesat dalam informasi palsu. Tanpa informasi yang benar, Ekonomi tidak bisa tumbuh dengan adil dan berdaulat. Dan tanpa kedaulatan ekonomi, sebuah Bangsa akan sulit untuk berdiri kokoh (kuat).
Sartika Dewi Nasution
kabiro Palas


